Thursday, February 15, 2007

Hiduplah Untuk Saat Ini...

Senin sesudah Subuh kemarin aku bermimpi roh-ku dicabut Malaikat Izroil, sebelumnya Malaikat tersebut menanyakan hingga 3x, apakah aku sudah siap meninggalkan dunia ini atau belum, dan ketiganya aku jawab “sudah siap”. Kejadiannya pas adzan subuh, aku langsung shalat... terus zikiran hingga tertidur (mungkin ngantuk banget coz malamnya tidak bisa tidur).Setelah menanyakan hingga 3x, Malaikat Izroil menuntunku membaca syahadat, setelah 2x aku membacanya lalu Malaikat Izroil mencabut roh-ku, begidik juga... rasanya Subhanallah..sakit..tapi juga nikmat.. ada rasa yang tidak bisa dilukiskan, sakitnya “aneh”.

Saat roh-ku sudah mencapai lutut, ibuku membuka pintu kamar, saat itu aku antara sadar dan tidak sadar (sulit u/dijelaskan), Ibuku menanyakan apakah aku sudah shalat atau belum, juga menanyakan kenapa jendela dibuka? (aku memang membuka jendela setelah shalat Subuh, karena udara Subuh sangat baik untuk pernafasan). Aku tersentak, Aku masih melhat Malaikat Izroil menatap ke Ibuku, tapi sepertinya Ibuku tidak melihatnya. Setelah aku jawab kalau Aku sudah shalat, ibuku menutup pintu kamar kembali. Malaikat Izroil menatapku dan berkata, “Saya tidak jadi mencabut nyawamu, karena kamu masih dibutuhkan banyak didunia ini”, setelah itu dia menghilang, dan aku seperti terbangun dari mimpi dengan perasaan yang aneh….???
Aku terus berfikir hingga saat ini, apa arti dari mimpi tsb? Tetapi tidak pernah menemukan jawabannya. Hingga suatu hari ada email masuk di millist, kejadiannya persis seperti mimpi yang aku alami. Dalam email tersebut dikatakan "Hidup sesungguhnya adalah saat ini, bukan besok atau kemarin. Hargai hidup yang singkat ini, jangan sia siakan waktu. Bekerjalah secara jujur dan bertanggung jawab, usahakan berbuat baik pada setiap kesempatan. Jangan takut mati, nikmati kehidupanmu!”
Aku tidak pernah takut mati, karena pasti akan terjadi...so...sejak saat itu aku tidak pernah memikirkan tentang arti mimpi yang aku alami, mungkin hanya mengingatkanku jika kematian dapat tiba kapan saja, tetapi apakah saat tersebut tiba kita sudah siap menghadapinya..??

Semoga bisa menjadi inspirasi buat kita dalam mempersiapkan kematian yang bisa tiba kapan saja tanpa kita tahu...

2 comments:

Anonymous said...

Pengalaman batin yang menggugah hati Ra..

Anonymous said...

Setiap kejadian bisa merupakan suatu peringatan, ujian, pujian bahkan cobaan.... sepanjang pikiran kita positif bahwa ada hikmah dibalik semua itu, maka keberkahan dan hidayah dari Allah senantiasa akan mengalir dan Insya Allah kita akan menjadi pribadi yang ikhlas dan bersyukur...