Friday, December 7, 2007

Munajat Cinta


…..Tuhan kirimkanlah aku…kekasih yang baik hati….yang mencintai aku apa adanya….

Sepenggal syair lagu The Rock feat Ahmad Dhani dengan judul Munajat Cinta (klo ndak salah ya)….selalu dinyanyikan berulang-ulang oleh mbak yang bantu-bantu dirumah saya, mbak Iyah namanya (tapi syairnya diganti dari kekasih menjadi suami).
Jika saya ledekkin kenapa dia nyanyi itu terus maka dia akan menjawab, “Itu kan doa....doa agar kita diberikan suami yang baik hati dan mencintai kita apa adanya. Bukankah mbak Hera juga yang bilang jika ucapan itu doa?”.

Mmhhh...tidak heran saya familiar dengan lagu tersebut, karena merupakan soundtrack dari sinetron ”Cinta Indah” yang tayang setiap hari di SCTV, dan Ibuku menyenangi sinetron tersebut.
Saya rasa syair lagu Munajat Cinta menyimpan harapan...dan harapan adalah doa.... dibandingkan dengan banyaknya lagu-lagu sekarang yang berbicara tentang selingkuh atau putus cinta.

Ketika cinta telah bermunajat...maka sejatinya lautan hati di luar sana menyambutnya dengan penuh syukur, tapi tidak semua munajat cinta tersebut menjadi kebahagiaan. Jika cinta tersebut ternyata tidak bersambut, seolah semua kesedihan yang kita rasakan .....jangankan menyambut, menyapapun seperti enggan untuk dilakukan. Tapi itulah misteri cinta (kata orang siy....) tidak ada yang pernah bisa memberikan alasan, kenapa dan mengapa harus merasakan cinta?

Bagi saya cinta yang tulus adalah memberikan yang terbaik dari diri ini untuk siapapun, tidak lain hanya untuk mendapatkan ridho dari "Sang Maha Pencinta". Sekalipun ada keinginan duniawi dibalik itu semua, adalah hal yang manusiawi sebagai insan yang ditakdirkan untuk berpasangan. Bahkan hal tersebut bisa dikategorikan sebagai salah satu hal yang hakiki dalam kebutuhan hierarki manusia.
Maka apakah saya salah jika selain untuk meraih ridhoNYA, saya juga ingin "menemukan dan meminjam" ciptaan-NYA berupa adam? Untuk saling melengkapi dalam melaksanakan ibadah di dunia maupun diakhirat kelak...

So...untuk teman-teman yang masih single, dont worry....pastinya Allah sudah mempersiapkan pasangan yang terbaik untuk kita miliki.
Karena jika kita yakin hal tersebut, Insya Allah pasti terwujud.....:-)

Thursday, December 6, 2007

Bersyukur Selalu


Teringat pernyataan seorang sahabat saya, dia pernah berkata, “Kadang gw berpikir diberi rezeki dan ketampanan sedikit aja gw sudah menjadi manusia yang sombong. Gimana gw diberikan harta banyak dan ketampanan yang berlebihan ya?”

Suatu pernyataan yang membuat saya melihat ke dalam diri saya sendiri, apakah ’KESOMBONGAN’ sudah memasuki diri saya juga? Mmhhh.....mungkin yang bisa menilai hal tersebut adalah orang-orang diluar diri saya yang mengenal saya luar dalam.
Kadang saya pun berpikir seperti teman saya tersebut, mungkin saja jika saya diberikan kecantikan seperti Nicole Kidman atau Catherine Zeta Zones, saya akan menjadi manusia yang sombong di muka bumi ini, atau jika saja kekayaan saya seperti Oprah Winfrey atau saya menjadi salah seorang selebriti, pastinya saya tidak menjadi saya seperti sekarang ini.

Saya bersyukur dilahirkan sebagai perempuan seperti sekarang....mempunyai orangtua yang sangat sayang, dan mempunyai saudara-saudara yang sangat perhatian. Saya merasa itu sudah menjadi harta saya yang tidak ternilai.
Jika ada kritikan dari orang lain untuk diri saya, buat saya itu tanda orang tersebut menyayangi saya, karena dia menginginkan saya menjadi lebih baik lagi. Dan jika pun ada pujian, itu menjadikan saya bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan dalam hidup saya.

Sungguh setiap yang Allah berikan untuk hamba-hambanya adalah yang terbaik untuknya. Hanya bagaimana kita menyikapi semua itu, jika hati kita bersih, maka akan melahirkan keikhlasan dengan yang Allah telah berikan selama ini. Itu akan menjadi suatu upaya batin yang hanya dengan keikhlasan hati Allah akan menerima sebuah amalan.
Semoga kita semua dijauhkan dari sifat sombong dan tinggi hati....dan mudah-mudahan kita selalu menjadi pribadi yang bersyukur dengan apa yang ada dalam diri kita.
Amiin ya Robbal ’alamiin..

Tuesday, November 27, 2007

University Of Life


Tak terasa sudah mau masuk bulan terakhir tahun 2007…. usia makin bertambah, dan sebagai manusia yang terus belajar, maka setiap tahun pula ilmu saya harusnya bertambah.

Dua tahun terakhir adalah masa yang sangat berat dalam hidup saya, masa-masa dimana saya harus menjadi pribadi yang sabar dan tegar dengan segala cobaan yang diberikan oleh-Nya, masa-masa dimana selalu ada air mata kesedihan dan hati yang dikecewakan, tapi saya yakin semua itu adalah hadiah dari Allah untuk membuat saya menjadi pribadi yang tegar, kuat, dan sabar menghadapi semuanya.
Bukankah tidak semua hadiah diberikan dalam kondisi yang bagus? Tapi ada juga yang bungkusannya jelek, ruwet, tapi isinya sangat indah. Dan saya yakin Allah sedang menguji saya untuk melalui semuanya tanpa keluhan dan tangisan.

Tentunya sebagai manusia, ada ambang dimana kelemahan atau putus asa tersebut muncul, seperti Iman yang terkadang naik turun...begitu pula dengan semangat yang kadang juga naik turun. Ada kalanya saya merasa bahwa saya saja yang memiliki segudang masalah, padahal masih banyak orang lain yang nasibnya mungkin lebih menderita dibandingkan saya.

Saat putus asa itu muncul..... saat itulah sahabat-sahabat disekeliling saya selalu menemani, seperti malaikat yang Allah turunkan untuk menguatkan diri saya melalui cobaan-Nya, ada satu kalimat sms dari sahabat saya B, isinya : “Laut yang tenang takkan menghasilkan pelaut yang tangguh”, dia kirim sms tersebut tengah malam hanya untuk memberikan saya motivasi....dan ternyata itu kata-kata yang ada dalam pin yang pernah saya berikan ke dia saat dia sedang mengalami kekecewaan juga.
Wow....persahabatan memang tidak bisa dinilai dengan apapun, semua akan menjadi timbal balik yang seimbang pada saatnya.

Saya menjadi sekarang, karena semua orang-orang yang pernah berada didekat saya, terlebih orangtua dan keluarga saya, sahabat-sahabat saya tercinta, serta teman-teman yang selalu mewarnai semua hari-hari saya.
Dalam kesempatan ini saya ingin ucapkan terima kasih semuanya, orangtua saya, keluarga, orang yang pernah dekat dalam hidup saya, AD, ECB, AB, JK, sahabat-sahabat saya, B, YEP, HAS, DHW, M, H, juga untuk mbak yang tinggal dirumah, yang selalu tau semua hari-hari saya .... Terima kasih untuk selalu menemani saya.dalam kesedihan maupun kebahagiaan.

Untuk itulah dinamakan University Of Life....yaitu pengalaman.... tidak diajarkan di bangku sekolah, melainkan didapatkan dari serentetan peristiwa pahit maupun manis yang pernah manusia rasakan selama menjadi hamba Allah di muka bumi ini.
Semoga setiap pengalaman yang kita rasakan, dapat kita ambil menjadi hikmah yang baik untuk bekal di kemudian hari. Amiin....

Monday, November 26, 2007

Tetralogi Laskar Pelangi





Subhanallah….berawal dari rekomendasi seorang sahabat untuk membaca buku Tetralogi Laskar Pelangi, langsung deh saya pesen tuh buku via internet secara nyari-nyari ditoko buku selalu waiting list….
Ketiga buku tersebut langsung habis saya baca hanya dalam waktu 2 hari, benar-benar buku yang mengagumkan setelah semua buku karya Habiburrahman El-Shirazy.
Tetralogi Laskar Pelangi ditulis oleh Andrea Hirata, putra asli Belitong. Membaca ketiga buku tersebut membuka mata saya, ternyata masih banyak masyarakat diluar sana yang harus tertatih-tatih untuk merasakan bangku sekolah…
Tapi yang paling ‘wonderful’ adalah pelajaran-pelajaran hidup yang diajarkan oleh guru-guru dalam tokoh tersebut. Two thumbs up….saya merekomendasikan buku Tetralogi tersebut untuk dibaca oleh semua guru.

Uniknya, saat saya tugas ke Palembang tgl 19 November 2007 lalu, saya bermimpi…dalam mimpi tersebut saya janjian sama Andrea untuk ketemu pada hari Minggu, 25 November 2007.
Sungguh aneh, sampai saat temanku ngajak untuk bertemu hari Minggu tersebut, spontan saya bilang saya sudah ada janji, tapi ama siapa ya? Ternyata setelah saya ingat-ingat, janji tersebut hanya dalam mimpi aja.
But finally, saya buka email hari Kamis, 22 November 2007, entah apa yang menggerakkan hati saya untuk membuka situs Andrea di www.sastrabelitong.multiply.com , ternyata ada acara diskusi buku bareng Andrea dan Wulan Guritno di Gramedia Matraman. Wow....benar kata Arai, ”Bermimpilah, karena Allah akan memeluk mimpi-mimpi itu”. Akhirnya bertemu juga dengan Andrea, dan Allah memang sangat sayang saya, karena saya duduk tepat didepan dia tanpa penghalang apapun.
Andrea Hirata sungguh sosok yang sangat rendah hati, sabar dan tidak menggurui...persis dengan tulisan-tulisan dalam semua karyanya. Andrea sangat rendah hati dan bersahabat menyapa semua fansnya, sampai wanita disebelah saya berkata, "Andrea dan berumahtangga belum ya? kalau belum saya juga mau tuh". Mmmmhhh....pesona Andrea....memang sulit dilukiskan dengan kata-kata.

Tetralogi Laskar Pelangi, terdiri dari 3 buah buku : Laskar Pelangi (LP), Sang Pemimpi (SP) dan Edensor. Ketiganya menceritakan tentang perjuangan, persahabatan, & kebersamaan dalam menggapai mimpi-mimpi. Sebenarnya banyak yang lebih dari hanya sekedar hal itu, tapi ini sebuah buku motivasi yang renyah kata-katanya, mudah dicerna dan membuat pembacanya terbuai dalam tokoh-tokoh didalamnya.

Yang pasti saya rekomendasikan semua orang untuk membaca buku tersebut, tua maupun muda....siapapun itu.... dan untuk Andrea Hirata, saya tunggu karyamu berikutnya...

Tuesday, August 28, 2007

10 Kualitas Pribadi

1. Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi.
Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya "Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak". Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

2. Rendah Hati
Beda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.

3. Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Bersikap Positif
Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.

5. Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

6. Bertanggung Jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan.
Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

7. Kepercayaan Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

8. Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dr kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.

10. Empaty
Empati adalah sifat yg sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

Sudahkah kita memenuhi semua syarat untuk memiliki kualitas pribadi yang baik...??:D

Wednesday, August 22, 2007

C i N T a


Cinta adalah satu kata yang takkan habis dibicarakan manusia. Ada banyak definisi tentang cinta, namun bisakah kita sepakat akan satu hal : Cinta sejati adalah ketika kita memberi (berkorban) kepada yang kita cintai bukan dengan meminta atau menuntut sesuatu darinya.
Cinta sejati tak mengharap imbalan atau balasan. Ketika seseorang menuntut balasan maka sesungguhnya ia sedang mencintai keinginannya sendiri. Cinta sejati tidak terkotori oleh ambisi pribadi.

Cinta sejati tidak didasarkan pada sesuatu yang bersifat sementara. Ia abadi tak lekang oleh waktu. Ia tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Ia tidak didasari oleh wajah yang rupawan, harta yang melimpah atau perilaku yang menawan. Cinta sejati datang dari dalam (subjek) bukan dari luar (objek). Jika cinta datang dari luar, maka ia akan berubah mengikuti perubahan orang yang dicintai tersebut. Jika cinta didasari pada wajah yang rupawan maka ketika wajah berubah cinta pun berubah. Jika cinta didasari pada perilaku yang menawan maka ketika perilaku berubah cintapun akan berubah.

Jika cinta datang dari dalam maka betapapun berubahnya seseorang yang dicintai maka tak akan mengubah cintanya. Betapapun ternyata orang yang dicintainya membencinya sekalipun tak akan mengurangi kadar cintanya. Cacian atau makian tak akan mampu melunturkan cintanya.

Jika cinta datang dari dalam diri maka cinta tak perlu dicari karena ia senantiasa hadir dalam diri. Karena cinta bukan datang dari luar maka ia tak akan kehabisan cinta. Hatinya telah dipenuhi oleh cinta. Ia akan jatuh cinta setiap hari kepada manusia, kepada alam dan makhluk Tuhan lainnya.

Cinta sejati akan membuat orang yang jatuh cinta selalu berupaya memberikan yang terbaik kepada yang dicintainya bukan dengan menuntut atau meminta. Yang ada dalam pikirkannya bukan lagi dirinya tapi orang lain. Karena cinta adalah pengorbanan maka ia akan mengorbankan apapun demi orang yang ia cintai, termasuk nyawanya sekalipun.

Oh Tuhan, saksikanlah betapa aku mencintai umatmu melebihi kecintaan pada diriku sendiri. Aku rela tersiksa asalkan mereka terbebas dari segala derita. Oh alangkah indahnya jika setiap orang berbagi dalam cinta dan kasih sayang.

Tuesday, August 21, 2007

Segalanya Untukmu

Hari ini angin rindu datang berhembus, menggugurkan daun-daun yang sudah menguning. Titik air di ujung daunnya pun akhirnya terjatuh setelah sekuat tenaga ia bertahan untuk tidak pecah. Tapi ternyata semua ada batasnya. Tak ada yang abadi. Begitu juga dengan rindu ini. Tak akan lama bertahan sembunyi dalam gua hati.

Dunia seperti berputar kembali, menayangkan rekaman saat-saat aku bersamanya. Masa dimana sangat aku rasakan sayang dan perhatiannya, yang terus menerus mengalir seolah tak kenal muara. Pelukannya saat aku butuh kehangatan, suara lembutnya saat hati ini dilanda kegundahan. Dengan sepenuh hati dia merelakan dadanya untuk tempatku bersandar kala sakit menyerang tubuhku, atau saat aku menahan perihnya hati ini saat terluka.

Langit hari ini masih cerah. Tapi siapa sangka kalau hujan akan datang. Meski tidak begitu deras, tapi bisa melepas dahaga sang tanah yang memang haus akan air, cukup untuk membuat suasana terasa lebih segar. Mencerahkan kembali fikiran-fikiran yang kalut terhadap berbagai persoalan dunia. Dan bagiku, membawa kembali pada keindahan dan kehangatan saat-saat bersamanya, hingga rindu yang terbendung pecah seketika.

Teringat pada suatu senja, ketika aku akan memulai hidup tanpa ada seseorang yang dekat di sisiku. Hari itu, adalah hari terakhir aku bersama dengannya sebelum kami berpisah. Pesan dan nasehat pun mengalir dengan suaranya yang tetap lembut. Sampai akhirnya detik itu datang juga, saat ku rengkuh tangan kekarnya, kemudian mengecup tangannya dengan penuh rasa hormat, dia membalasnya dengan kecupan di keningku, tanda bahwa rasa sayangnya melebihi kekhawatirannya meninggalkanku sendiri. Dalam ku rasakan deburan cintanya yang kuat dan tulus. Membuat air mata ini ingin segera menumpahkan segala yang dipunya. Tapi itu tak kulakukan di depannya. Aku harus tunjukkan bahwa aku baik-baik saja tanpa ada dia di sisiku. Cukup pada Allah sajalah dia menitipkan aku. Tak ingin mengganggu konsentrasinya karena aku.

Tuhan, ternyata cinta begitu dekat denganku. Kasih dan pengorbanannya untukku takkan pernah bisa kubalas meski dengan tetesan darah dan airmata. Segala yang aku miliki dalam hidup ini, materi yang aku punya atau kehidupan yang aku miliki, pun tak kan bisa membalas apa yang pernah dia lakukan untukku. Usapan tangannya, pelukan hangatnya, suara lembutnya, sikapnya yang bijak, tak akan pernah tergantikan dengan seluruh yang ada di langit dan bumi ini.

Maka nikmat-Mu yang manakah yang aku dustakan, Ya Rabb?

Karenanya aku ada. Karenanya aku bisa menikmati indah dunia-Mu. Karenanya aku menemukan diriku. Karenanya aku merasa punya arti dalam hidup ini. Karenanya aku mengenal-Mu. Karenanya aku terbiasa membaca surat cinta-Mu. Karenanya pula aku menjadi muslimah.

Saat ini, ku rela bersusah payah mengejar cita-cita yang menjadi impiannya. Tak ingin sedikit pun ku torehkan segurat kecewa di hatinya. Karena yang ku tahu, aku adalah harapannya. Aku ingin dia bangga. Bukan melihat diriku melainkan melihat ikhtiarnya sepanjang hidup yang telah dia jalani sejak aku ada.

”Tuhan tolonglah
Sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku trus berjanji
Tak kan khianati pintanya”

Aku ingin melengkapi lukisan hidupnya, menjadi lukisan yang sempurna. Meski dengan segala keterbatasan dan kesederhanaan yang dia miliki, aku tetap bangga padamu, Ayahku.

Bila Tiba Hari itu...

Bila tiupan sangkakala yang pertama menggoncangkan alam dan kemudian bumi pun diratakan. Dilemparkan semua isi yang membebaninya. Tiupan keduapun menyusul kemudian, begitu memekakkan telinga, hingga semua manusia pada hari itu menudukkan pandangannya dan teramat sangat ketakutan. Pada hari itu, dimanakah kita berada?

Bila bulan telah hilang cahayanya. Matahari dan bulan pun dikumpulkan. Dengan mata terbelalak penuh ketakutan, manusia bertanya-tanya dan sibuk mencari tempat berlindung. Sungguh, tidak ada tempat berlindung karena hanya kepada Tuhan-lah tempat berlindung. Sungguh, Tuhanpun bersumpah bahwa semua jiwa teramat menyesali dirinya sendiri akan semua perbuatannya. Pada hari itu, apa yang sedang kita perbuat?

Bila langit terbelah dan kemudian dilenyapkan, matahari digulung, bintang-bintang jatuh berserakan, gunung-gunung dihancurkan, lautan pun menjadi meluap. Pada hari itu, manusia-manusia seperti anai-anai yang berterbangan, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Bila tiba hari itu, sudah cukupkah segala perbekalan yang kita persiapkan?

Pada hari manusia lari dari saudara-saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya karena setiap manusia mempunyai urusan masing-masing yang menyibukkannya. Kuburan-kuburan pun dibongkar, ruh-ruh kembali dipertemukan dengan tubuhnya, dan bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, atas dosa apa dia dibunuh. Bila tiba hari itu, Seberapa banyak amalan yang akan menjamin keselamatan kita?

Saudaraku, sungguh hari keputusan itu adalah suatu waktu yang ditetapkan. Pada hari itu banyak muka berseri-seri, tertawa dan gembira. Namun banyak pula yang bersedih dan muka mereka pun tertutup debu kemudian ditutup lagi oleh kegelapan. Saat itu, mereka diitimpa kehinaan dan kesusahan. Bagaimana dengan wajah kita pada hari itu?

Saudaraku, bila tiba hari itu, semua manusia merasa seakan-akan tidak tinggal di dunia melainkan sesaat saja seperti diwaktu sore atau pagi hari. Manusia akan merasa bahwa ia hanya singgah sebentar di dunia. Namun tidak sedikit manusia yang bermain-main meski ia tahu waktunya begitu singkat. Kebanyakan manusia tidak mempersiapkan perbekalan secukupnya untuk kehidupan yang lebih lama dan abadi. Sungguh saudaraku, pada hari itu setiap-tiap jiwa akan teringat akan apa yang telah dikerjakannya dan dilalaikannya hingga mereka akan diperlihatkan neraka dengan jelas. Mungkinkah kita menerima catatan amalan dari sebelah kanan? Wallahu a'lam bishshowab (Bayu Gautama).

Friday, March 16, 2007

Filosofi Menanam

Oleh Sus Woyo


Untuk apa kamu setiap hari mengajari baca tulis Al-Qur’an kepada anak-anak orang lain, dengan timbal balik yang tidak seimbang? Lagipula apa sih penghargaan orang tua mereka kepada kamu?

Untuk apa kamu mengkoordinir orang-orang dan menjembatani para pemuda untuk belajar agama, sementara tangapan dan antusiasme mereka biasa-biasa saja dan seolah tak ada gairah untuk mengikutinya?

Untuk apa kamu menulis setiap hari, sementara perbandingannya dengan apa yang kamu korbankan tidak seberapa? Sudah tahu tidak mendapat honor kenapa redaksi surat kabar itu masih juga kau kirimi tulisan? Berapa waktu dan pikiran yang kau buang?
Untuk apa kamu urusi anak orang, sementara kamu sendiri, secara ekonomi bukanlah orang kaya. Untuk apa kau belikan ia susu, kau asuh seperti anakmu sendiri, padahal bapak ibu anak tersebut makan enak dan tidur juga enak di Jakarta?

Kenapa tanah orang tuamu di pinggir hutan itu kau tanami pisang juga, padahal setiap berbuah, dan saat buahnya mulai tua pasti dicuri orang? Tidak tahukah kamu tentang untung dan rugi?

Apa hasilnya kamu bikin taman baca untuk umum, sementara kamu tak pernah sedikitpun memungut bayaran dari para pembaca? Sedangkan jika kamu mau, mereka dengan lapang dada mau menyewa buku-buku itu?

Sering sekali saya mendapat teguran, baik dari teman, tetangga, atau bahkan keluarga saya sendiri. Mereka sering sekali mengkritisi apa yang saya perbuat selama ini. Tentu menurut pandangan mereka. Dan biasanya saya hanya diam jika mereka mengkritik saya. Jawaban panjang lebar seperti apapun, biasanya tidak memuaskan bagi mereka.
Wajar sekali mereka bertanya seperti itu. Memang yang namanya hidup sudah pasti membutuhkan “sesuatu” untuk melangsungkan kehidupan itu sendiri. Dan sesuatu itu adalah imbalan atas apa-apa yang kita perbuat. Pendek kata, setiap tetes keringat yang kami keluarkan, secara akal sehat sudah pasti harus dihargai sesuai dengan apa yang kita perbuat itu.

Untuk menghibur diri, saya sering mengingat seorang laki-laki 80-an tetangga saya, yang tak pernah bosan untuk pergi ke kebunnya setiap hari. Ia selalu menanam apa saja. Kata-katanya yang selalu terngingang di telinga saya adalah, “Saya setiap hari harus menanam. Dan yang saya tanam adalah kebaikan. Orang menanam itu akan panen, berapapun hasil panennya. Dan jika saya tidak sempat memanennya, insya Allah anak cucu saya, atau keturunan saya kelak yang akan menikmati hasil tanaman saya. ”
Kalimat dari seorang kakek itu, sedikit memberi semangat tentang apa yang sedang saya perbuat. Saya memaknai kata “menanam” dengan makna yang maha luas. Tak hanya berkutat sebatas kepada tumbuh-tumbuhan, tapi di segala sektor kehidupan.
Menolong kucing yang masuk got, meminjami payung kepada orang yang sedang kehujanan, menyingkirkan duri yang berserakan di jalan, mengihlaskan hutang kepada para peminjam yang tidak mampu mengembalikan, menjadi donatur tetap kepada TPA/TPQ kampung yang fasilitasnya serba minim, dan segala apa yang saya tuturkan di atas, adalah tak lepas dari filosofi “menanam”.

Logikanya, siapa menabur akan menuai, orang yang menanam, pasti akan memanen. Entah berapa yang akan dipanennya. Dan jika kelak yang menanam saat ini belum bisa memanennya, itu juga bukanlah kesia-siaan. Anak cucu kita bisa menikmati hasil tanaman baik kita. Tak percaya? Tanyakanlah kepada kakek-kakek kita yang menanam pohon kelapa limapuluh tahun yang lalu. Siapa yang menikmati hari ini?
Kalau mengingat perbuatan sang kakek tua itu, saya makin menikmati apa yang saya perbuat selama ini. Walaupun secara finansial saya belum mendapat apa-apa. Toh, ternyata Allah SWT maha segalanya. Dia tidak akan membiarkan hambaNya yang sedang kesulitan dalam hidup, dibiarkan begitu saja tanpa ditolongNya.

Wednesday, March 7, 2007

Buku Taman Baca


Alhamdulillah...

Baru kemarin aku bisa hitung jumlah buku yang ada di TBA Rabani, subhanallah ternyata banyak juga yak...padahal selalu ngerasa kuraaannggg aja..
Wah, banyak yang menyumbang...ada kiriman dari Komunitas 1001Buku, dari Mandanya Lovhana, dari Om-ku, dan banyak lainnya... Seneeengg deh 
Setelah dihitung-hitung dibantu dengan pengurus TBA lainnya, jumlahnya ada 677 buah, dengan perincian sbb :

Majalah Anak 153 buah
Buku Cerita Anak 146 buah
Majalah Intisari 57 buah
Majalah Hikayah 26 buah
Novel 35 buah
Buku Pelajaran 1 SD – 3 SMP 211 buah
Majalah Remaja 34 buah
Buku Tulis 15 buah

Alhamdulillah.. terima kasih semua ya, Insya Allah berguna (pasti sangat berguna) dan mudah-mudahan tidak bosan untuk terus memberikan buku-buku yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Cerita Minggu...


Alhamdulillah…

Minggu kemarin anak-anak Taman Baca lari pagi di Senayan dilanjutkan berenang di kolam renang Tirta…...... (lupa deh nama lengkapnya) kompleks AUP Pasar Minggu.
Jam 5.30 dah ngumpul, naik mobil kijang diisi 15 orang termasuk supir, bayangkan...?? ditumpuk2 gitu... smp di Senayan pk.6.oo lari-lari kecil 3 putaran...kebanyakan jajannya..terus dilanjut berenang.
Wuih...seneng banget deh walaupun aku sendiri ga ikutan nyebur, Cuma nunggu dipinggir kolam ajah...
Ada yang takut ama air...ada yang berani banget... secara rumah kita semua dekat ama kali Ciliwung, so...udah biasa berenang dikali yak...!!! He..he..he..


Berlagak jadi model dengan bergaya dikolam renang...


Ini anak takut banget untuk terjun ke air...beraninya hanya dipinggir kolam sambil pegangan ama tangga...


Becandaaaa terus...abis lari pagi terus makan tempe mendoan. Mmmmm...yummy deh pake cabe rawit, terus ama bubur ayam senayan

Wednesday, February 28, 2007


BDB -> Book Drop Box...istilah keren untuk menampung buku-buku yang dapat disumbangkan untuk 1001buku, Box-box tersebut dapat ditaruh ditempat-tempat yang potensial agar orang lain bisa tergerak hatinya untuk menyumbangkan buku-bukunya


SPD -> Sortir, Packing, Distribution....Inilah yang sedang dilakukan oleh anak-anak relawan, yang biasanya banci foto sampe ga 'ngeh kalo ada yang membidik, teuteup asyik SPD teruuussss....

Monday, February 26, 2007

Thanks To 1001Buku Workshop


Seru Abisss……

Minggu, 25 Februari 2007 kemarin aku ikutan Workshop 1001buku di Gedung Pusat Pertamina fullday…acaranya seru & ceria… sampai bikin teater dadakan pula, ga ada konsep dan skrip ceritanya, tp tetep PD saat harus mempresentasikannya. Ide gila pesertanya keluar semua, mau tua atau muda tetep kompak memerankan perannya masing2.
Aku “ngiler” deh ngeliat mading-mading Taman Baca lainnya, bener-bener bagus & kreatif banget…kacian banget ya TBA Rabani ga punya mading, malam minggu di sms M’Santi yg nanyain madingnya, sayang banget aku ga punya, komputer dirumah jg mati, jd ga bisa deh bikin mading dadakan, tp surprise euy…besoknya diPertamina ternyata ada mading TBA Rabani yg diprint dr blog aku by M’Santi, salut deh ama semangat relawan anak2 1001buku yg punya segudang ide dan kreativitas u/memacu anak2 lainnya berkarya juga…
Pulangnya…dapat buku buanyak deh, dapat ilmu, dapat kenalan baru, dapat forum baru, dan dapat segudang ide u/dijalankan di Taman Baca. Thanks a lot ya…nyesel deh aku ga datang di sesi pertama, tp Alhamdulillah sesi kedua bisa…mudah-mudahan sesi berikutnya jg bisa ikutan kembali coz di weekend suka ada parttime job yang harus diselesaikan.
Pastinya, thanks to anak-anak relawan 1001buku, Forum Taman Baca Jakarta Selatan, ketuanya Mas Raden kalu ga salah…ternyata ini orang dah pernah masuk di Trans TV krn gerobak bukunya itu, salut ya pak….jangan bosan…..

See u all on the next even…..


ini nih anak-anak 1001buku yang memang selalu "banci foto" kalo ada yang megang kamera... He..he..he.. (jangan marah ya Obby...)


Gina, Nisa, Tika...adalah pengurus TBA Rabani pada saat Aku absen datang, biar masih muda, tp kompak dunk...


Ini dia.... Forum Jaringan Taman Baca Jakarta Selatan...tp ketuanya dah pulang duluan coz' ada keperluan lain. Tetep semangat semua ya...

Thursday, February 15, 2007

Hiduplah Untuk Saat Ini...

Senin sesudah Subuh kemarin aku bermimpi roh-ku dicabut Malaikat Izroil, sebelumnya Malaikat tersebut menanyakan hingga 3x, apakah aku sudah siap meninggalkan dunia ini atau belum, dan ketiganya aku jawab “sudah siap”. Kejadiannya pas adzan subuh, aku langsung shalat... terus zikiran hingga tertidur (mungkin ngantuk banget coz malamnya tidak bisa tidur).Setelah menanyakan hingga 3x, Malaikat Izroil menuntunku membaca syahadat, setelah 2x aku membacanya lalu Malaikat Izroil mencabut roh-ku, begidik juga... rasanya Subhanallah..sakit..tapi juga nikmat.. ada rasa yang tidak bisa dilukiskan, sakitnya “aneh”.

Saat roh-ku sudah mencapai lutut, ibuku membuka pintu kamar, saat itu aku antara sadar dan tidak sadar (sulit u/dijelaskan), Ibuku menanyakan apakah aku sudah shalat atau belum, juga menanyakan kenapa jendela dibuka? (aku memang membuka jendela setelah shalat Subuh, karena udara Subuh sangat baik untuk pernafasan). Aku tersentak, Aku masih melhat Malaikat Izroil menatap ke Ibuku, tapi sepertinya Ibuku tidak melihatnya. Setelah aku jawab kalau Aku sudah shalat, ibuku menutup pintu kamar kembali. Malaikat Izroil menatapku dan berkata, “Saya tidak jadi mencabut nyawamu, karena kamu masih dibutuhkan banyak didunia ini”, setelah itu dia menghilang, dan aku seperti terbangun dari mimpi dengan perasaan yang aneh….???
Aku terus berfikir hingga saat ini, apa arti dari mimpi tsb? Tetapi tidak pernah menemukan jawabannya. Hingga suatu hari ada email masuk di millist, kejadiannya persis seperti mimpi yang aku alami. Dalam email tersebut dikatakan "Hidup sesungguhnya adalah saat ini, bukan besok atau kemarin. Hargai hidup yang singkat ini, jangan sia siakan waktu. Bekerjalah secara jujur dan bertanggung jawab, usahakan berbuat baik pada setiap kesempatan. Jangan takut mati, nikmati kehidupanmu!”
Aku tidak pernah takut mati, karena pasti akan terjadi...so...sejak saat itu aku tidak pernah memikirkan tentang arti mimpi yang aku alami, mungkin hanya mengingatkanku jika kematian dapat tiba kapan saja, tetapi apakah saat tersebut tiba kita sudah siap menghadapinya..??

Semoga bisa menjadi inspirasi buat kita dalam mempersiapkan kematian yang bisa tiba kapan saja tanpa kita tahu...

Monday, February 5, 2007

Jakartaku Banjir


Subhanallah...
Allah kembali menurunkan rahmat melalui air hujan yang turun dari Kamis malam. Hari Jumat pagi aku kekantor melewati Jalan Bangka Raya, dengan membawa ransel untuk outing. Ternyata seluruh daerah Bangka - Kemang tertutup oleh banjir, sampai muter-muter mencari jalan pintas ke Jalan Kapt.Tendean juga ditutup. Karena bensin sudah memakai cadangan, akhirnya balik kembali keKemang untuk mengisi bahan bakar, didepan Pom Bensin Kemang, ketinggian air sudah mencapai diatas lutut. Sejenak meneduh sebentar disana secara hujan ternyata kian deras mengguyur Jakarta. Tanya-tanya ke orang lain, jalan satu-satunya yang bisa diakses menuju Mampang hanya melalui Republika (padahal sblmnya aku sudah melewati Republika). Akhirnya diputuskan Adikku untuk melewati Republika, di depan Gd.Phipils ketinggian air hampir 70 centimeter, tapi adikku dengan PeDe-nya bilang kalo motornya ga akan mati. Yo wis, aku manut wae...ternyata pas ditengah-tengah, motornya mati, terpaksa aku turun dari motor...byur.. air langsung menenggelamkan hingga ke pinggang aku. Aku hanya menyelamatkan HP, kamera, charger dan dompet yang memang ditaruh di tas kecil. sedangkan ranselnya ditaruh di motor, tiba-tiba entah kenapa tuh ransel bisa lepas dari kaitan motor terus hanyut ke tengah jalanan, lalu dari arah kanan mobil Kijang hitam menabraknya tanpa ampun, aku pun terdorong ombak yang dihasilkan dari Mobik Kijang yang berjalan dgn cepat (klo ga tancap gas, kemungkinan bisa mati mesinnya).
Astaghfirullah.. kenapa bisa terjadi seperti ini? Tapi Alhamdulillah ransel bisa ditemukan dan diambil sama anak kecil. Makasih ya Dik...
Tapi apa daya, semuanya dah basah, aku pun hanya pasrah, terus mendorong tuh motor ke Unas (kampus adikku), mencoba untuk mengeringkan busi dan knalpot motornya. Padahal adikku pas bawa 2 harddisk komputer senat kampusnya, dan tuh harddisk basah semua..

Hiks...hiks... kenapa Jakartaku jadi seperti ini? Apa karena tangan-tangan manusia juga yg menjadikan Jakarta banjir..?? Air yang semestinya memberikan manfaat, berubah menjadi sesuatu yang menakutkan. Hal ini mungkin terjadi akibat dari ketidaksadaran manusia akan pentingnya menjaga dan memelihara sumber daya air. Saluran air (drainase) di sekeliling, kita jejali dengan sampah-sampah, daerah aliran sungai (DAS), dijadikan tempat pembuangan limbah; dan potensi daerah resapan air pun kita rusak dengan alasan pembangunan.
Yang menyebabkan banjir itu sendiri mungkin salah satunya adalah kita. Tanpa kita sadari kita merubah bukit yang tadinya hijau menjadi kawasan perumahan. Tanpa kita sadari kita rubah selokan, parit, danau, dan sungai kita jadi lautan sampah. Seharusnya kita patut bersyukur bisa hidup di negri yang hijau dan subur ini yang membuat banyak bangsa ingin memilikinya...

Atau mungkin rasa syukur kita itu sendiri yang sudah tidak ada lagi...?
Naudzubillah... Semoga kita selalu diingatkan untuk tetap bersyukur dalam kondisi apapun..

Pose di At'Ta'awun



Cuacanya bener-bener duingin banget, jalanan berkabut dan jarak pandang hanya 1,5 meter...

At-Ta'awun Mosque

Outing Raker



Alhamdulillah.. Raker dah selesai.. Padahal hampir dibatalkan karena hujan yang tidak berhenti dan Jakarta diterjang banjir. Tetapi juga ga mungkin dibatalkan karena semua persiapan sudah dilakukan. Yang pasti sempat deg-degan coz mengingat Jakarta Siaga I banjir, tapi kita semua berharap yang terbaik.
Dari motor mogok karena banjir, terpaksa aku pulang lagi kerumah..mandi dan ganti baju coz semuanya basah. Alhamdulillah, supir mau juga jemput kerumah.
Balik kembali hari Minggu sore, jalanan di Puncak lengang banget, secara ada tanah longsor di area Mega Mendung yang juga menelan korban jiwa.
Saat raker, sempet cemas dengan keadaan rumah, karena semua telepon keluarga ga ada yang bisa dihubungi, tetapi alhamdulillah semuanya baik-baik saja.

Thursday, February 1, 2007

Mumet Kerjaan...


Akhirnya setelah sekian lama ga ngisi blog..bisa nulis-nulis kembali.
Kerjaan kantor puadetnya minta ampun sejak awal tahun, biasa...secara bikin Rencana Kerja, Time Frame...dll deh. Tp teuteup nyuri-nyuri waktu untuk sekedar curhat biar hati kembali rileks.
Temen2 dikantor juga pusying, semua deadline dan dikejar2, karena time limit untuk presentasi Rencana Kerja tinggal hari ini aja coz 2morrow mo Raker 3 hari di Puncak. Padahal cuaca di Jakarta aja udah duingin buanget, gimana cuaca disana ya??

Taman Bacaan kekurangan gambar...semua anak menanyakan kapan Aku bisa membuat copy picture-nya lagi u/mereka warnai, mumet..mumet..secara ga ada waktu buat bikin gambar plus selalu pulang malam, jd ga sempat fotocopy (karena rata-rata dah pada tutup)
Setiap mau bubar Taman Bacaan pasti ada 1 anak yang ndut banget... namanya Nindi, dia selalu mau menyanyi, dan lagunya selalu "Ruang Rindu" milik Letto..Aku bingung coz aku ndak tau ini lagu. (Maklum...jarang banget dengerin musik akhir2 ini) padahal usia Nindi itu baru jalan 4 tahun, tapi keinginan belajarnya tinggi banget, bacaan Iqranya aja dah sampe halaman 15 (Iqra 1) Cepet besar ya Nak, biar cepet dapat khatam Al-Quran.
Doakan ya teman-teman, coz besok di gojlok nih saat Raker, padahal belum siap semuanya.. Tapi yakin deh, kalo temen2 mendoakan, pasti semuanya lancar...

Wednesday, January 31, 2007

Ikhlas

Semalam Aku bertemu dengan teman lama... kami membicarakan tentang sesuatu yang ingin aku gapai, tetapi sangat sulit untuk menggapainya.
Temanku berkata,"Jika sesuatu yang ingin kita gapai tersebut sangat sulit dan banyak halangan, rintangan yang harus dilalui, seolah tiada celah untuk menggapainya...so, kenapa harus terus memaksa untuk menggapainya? Kenapa tidak diikhlaskan saja, dan yakin bahwa Allah punya pengganti sesuatu tersebut dengan yang jauh kebih baik.
Malam itu aku berpikir, ...IKHLAS... bener juga yang temanku katakan, ternyata sulit untuk mencari ilmu ikhlas itu, IKHLAS tidak bisa dijabarkan dengan kata-kata, IKHLAS itu ada dalam hati yang suci dan jiwa yang bersih. Ada dalam hati yang yakin dengan kekuasaan Allah kepada setiap umatNya, hati yang bisa melalui semua ketentuan Allah dengan menjadi yang terbaik dan hati yang yakin bahwa rencana Allah adalah terbaik untuk dirinya...
Thank you my friend... you're right. Allah pasti punya rencana lain dalam hidupku, dalam skenario yang sedang aku jalankan di bumi Allah ini, dan Aku yakin Allah akan menggantikan sesuatu itu dengan yang jauh lebih baik untuk diriku dan keluargaku.
Satu lagi pelajaran, bahwa KEIKHLASAN itu memang mudah diucapkan, tetapi sulit untuk dilakukan...tetapi kita jangan pernah lelah untuk belajar...

Budaya Semut...

Mengatur Emosi adalah sama dengan mengatur hawa nafsu, dan ‘Hawa Nafsu’ adalah musuh terbesar manusia yang harus diperangi oleh diri sendiri.
Pagi ini aku berangkat ke daerah Kuningan melalui Mampang .. yang sedang berlangsung pembangunan rute busway koridor VI – VII (kalo ga salah yak…) ternyata banyak sekali kendaraan roda dua (baca : motor) yang berseliweran dijalan (persis seperti semut beriringan), tapi bedanya motor-motor tersebut berusaha saling mendahului satu sama lainnya, sepertinya pengendara motor tidak ada yang mau mengalah.

Pulang dari kantor, naik angkot 129 jurusan Pasar Minggu – Mekarsari, di dekat stasiun Tanjung Barat ada motor yang hamper keserempet mobil angkot yang Aku tumpangi, tapi menurutku pengendara motornya yang salah, mobil angkot sudah ketengah dan pengendara motor tetap ngebut ga mau kalah kearah mobil angkot tersebut. Aku duduk dekat pintu sehingga tau persis kejadiannya. Tapi apa yang terjadi after that? Motor itu malah berhenti tepat didepan angkot, dan pengendaranya langsung turun memukul supir angkotnya, setelah itu memaki dengan makian yang tidak pantas didengar. Supir angkot diam saja, tidak melawan dan tidak menjawabnya. Pengendara motor merasa dicuekkin kali ya sehingga dia kembali memukul supir angkotnya. Banyak motor-motor lain yang berhenti untuk melihat hal tersebut, tapi hanya melihat dan tidak berusaha melerai. Kami yang ada dalam angkot jadi ikut-ikutan emosi melihat supir angkot diam saja. “Lawan aja pak…!! Kata salah satu penumpang. “Belagu banget sih tuh orang, ketahuan dia yang salah..!! Sahut penumpang lainnya. Awalnya aku jadi diam aja melihatnya, tapi “Sabar ya pak…” Aku jadi ikut-ikutan ngomong, karena kasihan ngelihat tuh Bapak supir diam aja. Setelah puas mukul dan memaki supir angkot, pengendara motor itu pergi dengan ngebut, seolah mau ketinggalan pesawat. (he..he..100x)
Padahal itu jam pulang kantor loh…setidaknya tidak dikejar waktu untuk tiba ontime dikantor. Alhamdulillah supir angkot tersebut tidak ikut-ikutan ’gila’ seperti pengendara motor yang menuruti hawa nafsunya.

Kadang aku berpikir kenapa semua pengendara motor tidak mengikuti budaya semut? Semut selalu tertib dan teratur, tidak saling mendahului, tidak saling menyikut kiri kanan, saling membantu dan gotong royong. Jika ada makanan… semut selalu gotong royong dan saling berbagi dengan sesamanya.
Subhanallah … Allah menciptakan makhluk-Nya tentu bukan hanya sekedarnya saja, tentu ada maksud dan tujuan kenapa Allah menciptakan sesuatu di bumi ini…

Semoga Allah senantiasa memberikan kita semua kesabaran ... Amiinnn

Arti Hidup Untukku...

Bagiku, hidup adalah berjuang untuk terus mencari pelajaran dari pengalaman yang dialami untuk menjadi manusia yang lebih baik…lebih baik lagi.
Banyak sekali pelajaran dan hikmah yang dapat diambil dalam hidup ini, kejadian demi kejadian yang kita alami tidak terlepas dari pelajaran yang kita dapatkan untuk bekal melanjutkan hidup.

Kadang aku bertanya, diusiaku yang hampir memasuki angka 27 (angka yang sudah cukup dewasa, kalau tidak mau dibilang tua) Aku merasa masih banyak hal yang belum aku lakukan, masih banyak harapan yang belum bisa aku gapai, masih banyak keinginan yang belum dapat di realisasi. Mmm…manusia memang tidak ada puasnya ya..???

Tapi manusia memang seperti aktor yang sedang memainkan perannya didunia, dan mudah-mudahan kita semua bisa memainkan peran tersebut dengan sebaik-baiknya...

P'Budhi Birthday's


Adalah ulang tahun Bp. Budhi Sugarda yang ke... (dirahasiain aja dech..:)) biar pada penasaran. Tadi pagi-pagi aku dah pergi Majestik Bakery ambil pesenan blackforrest untuk Ultah Bapak kita tercinta ini. Lucunya ucapan selamatnya itu di tulis Selamat ultah Budhi su-garda (garda-nya misah gitu deh) Dalam hatiku bicara "Mati deh nih, nama marga kok terpotong gini ya ??" tapi juga mau complain ke SPG-nya gak enak hati juga. Ya udah akhirnya berharap aja dalam hati mudah-mudahan Bapak Budhi tidak mempermasalahkan hal tersebut. Untungnya enggak ya pak...

Tiba saatnya potong lilin, eh kok potong lilin.. tiup lilin maksudnya trus dipotong kuenya, make a wish dech:) Mmmhh..ternyata Bapak kita ini mau berangkat menunaikan Rukun Islam yang ke-5 diakhir tahun ini, Waahhhh...Selamat ya Pak, akhirnya dipanggil untuk mengunjungi Baitullah.. (moga kita-kita juga nanti dipanggil oleh-Nya untuk mengunjungi Ka'bah).

Siangnya kita makan-makan dech bareng-bareng...:) tentunya yang paling banyak mesen makanan itu Aku donk..:) Coz I love Pizza a lot.... Thank you so much ya pak Budhi semoga Bapak tambah sukses, sehat selalu dan bahagia terus bersama keluarga. Dan jangan lupa kalo di Mekkah sebut-sebut nama saya, biar someday saya juga bisa menginjakkan kaki di Mekkah.

Taman Bacaan --> Special Thanks to...


Alhamdulillahi Robbil ‘Alamiiiinnn.....
Terkabul juga untuk membuka Taman Bacaan Keluarga untuk anak-anak yang kurang mampu. Semua ini takkan terwujud jika keluarga dan teman-teman tidak membantu.....
Melalui tulisan di blog ini, Aku mengucapkan beribu terima kasih untuk partisipasi dan bantuannya. First of all to my parents yang mengijinkan lemarinya buat Taman Baca, my younger brother yg dah buka Book Droop dikampusnya (UNAS) just for me..., my uncle, my aunt.... for Kurniawan, thank’s a lot untuk sumbangan majalahnya (buanyak loh...:) Ms. Lulu untuk sumbangan Intisarinya.. mmm pasti isinya sangat berguna untuk orangtua yang membacanya. Bp. Budhi Sugarda untuk sumbangan buku anak (buku baru loh...) Mas Ardha thanks a lot untuk Majalah Bee yang tlah disumbangkan. My best friend DheDhe... well, h r u now? Semoga ga bosan untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Always keep our motivation to enjoy do it.....
Senangnya Sabtu kemarin tepatnya tanggal 22 Juli 2006, aku dah mulai membuka Taman Baca Keluarga tersebut, plus aku ngadain bimbel untuk anak-anak yang kurang mampu setiap Senin, Rabu n Jum’at. Ayo.. ayo.. ditunggu terus nih partisipasinya agar buku-buku yang ada tidak membuat pengunjung bosan (biar ada variasi gitcu...)
Untuk Aryo, Panglima Kelinci 1001buku, even we never meet before, but i have inspiration from you... mbak Ibeth n Dwee.. thanks for receive me to join as a member at 1001buku millist. Pastinya banyak hal yang didapat (walau belum pernah ikut nimbrung klo ada kegiatan coz waktunya selalu bentrok dengan agenda aku) but I promise someday i have to see all of you guys..
Oke deh... segitu aja ucapan terima kasihku. Semoga semua kebaikan yang telah dilakukan akan mendapat pahala yang setimpal dari-Nya.
Once again... thank’s a lot for ur partisipation n motivation. Dan pastinya jangan berhenti sampai disini aja ya... Aku tunggu terus partisipasi aktifnya.. terlebih yang belum aktif nih ex: Mbak Ai, Hani, Tri, Cahyo, Aink, Mas Huri, Mbak Tati, Mbak Ina, Bang Syarief... pokoknya semuanya deh yang ngerasa terpanggil untuk mencerdaskan bangsa.. (ceilee, kesannya Aku berjiwa nasionalisme banget nih...)

Thank you from the bottom of my heart... : )

My Job...

Pekerjaan sebagai sekretaris dalam suatu perusahaan memang sangat dibutuhkan. Dan aku sebagai sekretaris berusaha untuk selalu melakukan semua pekerjaanku dengan sebaik-baiknya. (Walau kadang enggak juga...he...he...he..)
Ada saatnya stres jika semua pekerjaan deadline dalam satu waktu, wah bisa-bisa BT banget deh. Tapi untungnya teman-teman dah terbiasa dengan sikap aku yang kadang-kadang nyebelin... (Sorry ya friends.....) But anyway...aku kan juga butuh mereka untuk mensupport pekerjaanku.
Seperti hari ini mejaku penuh dengan berkas-berkas kertas yang aku sendiri dah pusing melihatnya. Hiks...hiks...pengen nangis deh rasanya kalo dikejar deadline dihari Jumat...Nyebelin... Padahal sore ini rencananya rekan-rekan kantor mau karaokean di Happy Puffy... Wah..kalau sampai gak selesai bisa-bisa daku ditinggalkan mereka having fun deh.
Alhamdulillah.. jam 16.00 sore ini semua pekerjaan dah rampung.. So, bisa deh ntar malam ikutan having fun...
Thank you ya friends... kalian dah bantuin aku untuk mengerjakan semuanya.

Outing Ragunan


Wah...serunya outing bareng anak-anak Taman Bacaan ke Ragunan... Untungnya ga ada yang nangis trus minta pulang... Ada yang pipis di celana (hi..hi...hi...) udah ga nahan kali ya... karena antri banget restroomnya (Maklum musim liburan sekolah)
Enak kali ya nanti merawat anak sendiri, karena merawat anak orang lain aja asyik banget... Kapan ya bisa jalan-jalan bareng lagi dengan mereka?? Cape banget pastinya, sampai-sampai hari Senin nya gak ngantor karena pingin banget istirahat... untungnya Bos juga sedang keluar kota...
Sekolah lagi libur nih... kenapa kantor juga ga ada libur bareng anak-anak sekolah ya? setidaknya memberikan waktu untuk orangtuanya lebih dekat dengan anak-anaknya. Seperti tour kemarin... ada yang didampingi orangtuanya, ada juga yang tidak...
Kelihatan banget deh kalo yang tidak ada orangtuanya agak-agak sedih gitu... ga seriang anak-anak yang didampingi orangtuanya.. padahal itu hari Minggu loh, tapi sayangnya orangtua lebih mementingkan pekerjaan mereka, padahal kapan lagi ngelihat-lihat binatang bareng anak-anaknya... Guru-guru jadi pengganti orangtuanya deh.....::)) TAPI TETEP SERU KOQ....
Semoga acara outing lainnya nanti bisa lebih seru dan menggembirakan untuk anak-anak tersebut.........

Arti Hidup

Hidup Adalah...
Hidup adalah masalah pilihan.Memilih untuk bahagia atau untuk sengsara. Memilih untukdipulihkan atau untuk menyimpan kepahitan. Memilih untukmengampuni atau untuk mendendam.Hidup adalah masalah pilihan.Kebahagiaan semu bisa anda dapatkan, yang sejati tak jauh
dari jangkauan. Cinta kasih juga bisa anda miliki, namun
dendam dan amarah juga bisa anda alami.Persahabatan nan indah bukan impian, pengkhianatan dankepahitan mungkin anda dapati.Hidup adalah masalah pilihan.Mengenai bagaimana anda menjalani hidup. Mengenai bagaimana
anda menghabiskan seluruh waktu. Mengenai bagaimana anda
mencapai impian. Dan mengenai bagaimana anda memandang
kehidupan.Ada orang yang menganggap kehidupan sebagai angin yang
berhembus. Banyak yang datang dan yang pergi. Tak dapat
ditebak, dan tak dapat diselami.Ada pula yang menganggap kehidupan sebagai medan peperangan.
Dimana ia harus berjuang tanpa henti. Tanpa kedamaian di
hati.Sementara yang lain menganggap kehidupan sebagai kutuk dari
Yang Mahakuasa. Hidup tak lagi berarti bagi dirinya. Ratap
tak pernah jauh dari mulutnya. Air mata mengalir siang dan
malam, sebab hanyalah duka nestapa yang ada.Namun...Orang yang berbahagia menganggap kehidupan sebagai suatu
emas yang mulia. Harta nan sangat berharga. Anugrah Ilahi
yang tak tertandingi.Dijalaninya hidup, dengan asa dan impian. Berjalan dalam
jalan Sang Pencipta. Berserah sepenuhnya. Melangkah setapak
demi setapak. Sampai didapatinya mahkota kemuliannya.Hidup adalah masalah pilihan. Yang manakah yang anda pilih?Tanyalah pada diri sendiri.Dan jalanilah hidup anda.....

Jika kamu memancing ikan

Jika kamu memancing ikan....Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu.... Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula ke dalam air begitu saja.... Karena ia akan SAKIT oleh karena bisanya, ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup.Begitulah juga ......... Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang...Setelah ia mulai MENYAYANGIMU hendaklah kamu MENJAGA hatinya....Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....Karena dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu....Jika kamu menadah air… jangan terlalu mengharap pada wadahnya dan janganlah menganggapnya begitu kuat.... cukuplah sekadar untuk keperluanmu....Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menambalnya semula.... Akhirnya iadibuang.... Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, TERIMALAH seadanya....Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa.... Anggaplah dia manusia biasa.Apabila sekali dia melakukan KESILAPAN bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya.... akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya.Sedangkan jika kamu MEMAAFKANNYA boleh jadi hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhirnya....Jika kamu telah memiliki sepiring nasi... yang kamu yakin pasti baik untuk dirimu.Mengenyangkan... Berkhasiat... Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain..Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan menyesal...Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan..... yang pasti membawa KEBAIKAN kepadadirimu. Menyayangimu... Mengasihimu....Mengapa kamu berlengah, coba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain.Terlalu mengejar kesempurnaan.Kelak, kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain.Kamu juga yang akan MENYESAL....